Cara Mengecek Alternator Mobil Rusak

Cara Mengecek Alternator Mobil Rusak - Altenator atau dinamo ampere ialah perangkat elektronik pada kendaraan yang paling vital. Komponen ini bermanfaat menyuplai listrik ke baterai sekaligus menghemat pemakaian baterai.


Jika alternator mobil tidak bermanfaat dengan baik maka energi listrik yang disuplai ke wiper, lampu, dan power steering tidak normal.

Pahami sejumlah tanda andai alternator melemah. Jangan hingga sistem kelistrikan kendaraan melulu ditopang oleh baterai. Jika melulu menggunakan baterai, siap-siap mesin mobil tidak dapat dinyalakan lantaran suplai energi ke baterai dari alternator tak normal.

Kepala Teknik Plaza Toyota Tendean Adit mengucapkan bahwa pada dasarnya kehancuran pada alternator memang tidak dapat dirasakan secara langsung walau saat berkendara.

Namun, ia menjelaskan kehancuran komponen itu dapat diketahui lewat lampu indikator di meter cluster.

"Jadi bila pengisian listrik rendah, lampu baterai tersebut nyala bikin peringatan si pengemudi bila sistem pengisian baterai low," kata Adit untuk CNNIndonesia.com.

Berdasarkan keterangan dari Adit, di samping lampu indikator sebagai pertanda kehancuran alternator, konsumen juga dapat pemeriksaan langsung perbedaan voltage baterai dengan voltage yang terbit dari alternator. Ini guna meyakinkan apakah baterai yang bobrok atau alternator.

"Jadi andaikan voltage yang terbit alternatornya ketika mesin hidup selama 13.50V sementara voltage di baterai berbeda, melulu 12.50V. Jadi tersebut bukan alternator yang rusak. Pengisian normal tersebut sekitar 13.50V hingga dengan 14.50V ketika mesin 'idling'," ujar dia menambahkan.

Berdasarkan keterangan dari dia alternator sendiri sebenarnya bukanlah komponen yang rentan rusak. Setidaknya perlu durasi pemakaian di atas 150 ribu km. Jika terdapat kendaraan baru dengan kehancuran pada alternator, dapat disebabkan oleh debu atau mobil terendam banjir.

"Yang sering bobrok pada alternator seringkali bearing bunyinya kasar,namun pengisian normal, sama gulungan telah rusak. Kalau penyebab bearing kasar seringkali dari lingkungan, lewat jalan berdebu, lumpur, banjir, walaupun alternator terdapat di dalam ruang mesin. Kalau masalah pengisian, tersebut karena komponen kelistrikan ingin panas, seringkali panas berlebih dapat ngerusak," ujarnya.

Kendati demikan, ia melanjutkan andai alternator rusak, konsumen tidak mesti langsung mengerjakan penggantian komponen. Untuk dia alternator masih bisa diperbaiki, ketimbang mesti diganti baru dengan ongkos lebih mahal, yakni mulai dari Rp3 juta hingga Rp7 juta.

"Kalau serviskan sangat cuma Rp400 ribu hingga Rp800 ribu, tergantung kerusakannya," tutup Adit

Sekian artikel saya tentang Cara Mengecek Alternator Mobil Rusak semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Cara Mengecek Alternator Mobil Rusak"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel